7 Tips Maksimal Menanam Mangga di Pekarangan Rumah

Beberapa orang memiliki keinginan bagaimana bisa untuk menanam pohon di pekarangan rumah, salah satu yang paling di idamkan adalah pohon mangga. Ada banyak sekali kegunaan yang sanggup Anda dapatkan jika menanam pohon mangga di rumah. Mulai dari bisa mendapatkan buah manga yang sedap dan kaya gizi, lingkungan tempat tinggal yang menjadi lebih sejuk.

Persiapan Sebelum Menanam Pohon Mangga di Rumah

Mangga dikenal sebagai buah yang punyai banyak nutrisi. Menurut Live Eat Learn, mangga kaya dengan gizi, mineral, vitamin dan karbohidrat. Untuk mendapatkan buah yang baik pasti juga harus mengerti beberapa hal yang mesti dipersiapkan.

Dalam hal membudidayakan tanaman pohon mangga, pasti harus mempersiapkan persiapan yang baik. Hal ini wajib dilaksanakan agar pohon mangga bisa tumbuh dan berkembang dengan baik dan juga menghasilkan buah yang lebat. Selain itu, persiapan didalam menanam mangga yang baik juga dapat mencegah mangga yang Anda tanam terserang oleh hama dan penyakit.

  1. Memilih bibit pohon mangga yang baik

Langkah awal didalam menanam pohon mangga adalah harus memilih bibitnya terlebih dahulu. Bibit yang berkualitas amat berpengaruh pada tumbuh kembang suatu tanaman. Pemilihan bibit menjadi langkah paling awal untuk memperoleh tanaman yang berkualitas.

Ada sebagian hal yang berpengaruh terhadap penentuan bibit yang berkualitas, ketahanan terhadap hama penyakit, hingga terhadap produktivitas buah. Berikut ini adalah beberapa langkah yang bisa untuk dilakukan dalam menentukan bibit mangga yang baik.

  1. Batang tanaman harus sehat

Batang dari pohon manga itu sendiri ibarat merupakan sebagaii penyangga pohon, jika tidak sehat maka pohon itu juga tidak bakal tumbuh baik. Oleh karenanya sebelum menentukan bibit yang baik, Anda wajib menyimak seperti apa batangnya lebih-lebih dahulu.

Ciri dari batang tanaman yang sehat adalah tidak bengkok, tidak memiliki bekas sambungan, tidak mempunyai bekas luka sayatan, serta tumbuhnya tegak lurus. Batang pohon yang sehat pasti tidak ada gangguan organisme lain ataupun jamur, oleh sebab itu jangan memilih batang pohon yang telah berjamur.

  1. Akar dengan serabut banyak layak Anda pilih

Setelah Anda yakin dengan pemilihan batang yang baik, Anda juga harus jeli melihat bagian akarnya. Ciri akar yang baik memiliki jumlah serabut yang banyak. Ciri ini bisa diperhatikan pada media tanam polybag, biasanya akar sudah banyak menjulur ke luar.

Selanjutnya perhatikan pula apakah bagian akar tanaman tetap sehat dan tidak terserang oleh hama dan penyakit tertentu. Karena bibit pohon mangga tidak akan mampu tumbuh dengan baik apabila akar tidak mampu berfungsi optimal.

  1. Daun cerah dan tampak segar

Bibit mangga yang baik bisa Anda perhatikan pada bagian daunnya. Anda mungkin akan lebih mudah memerhatikan daun mangga, karena pada bagian ini adalah yang paling awal dan mudah terlihat. Kondisi dari daun bibit mangga yang baik adalah nampak segar, sehat, dan pada bagian ujungnya terdapat warna kemerahan.

Pastikan juga Anda tidak memilih daun yang sudah berlubang akibat dimakan oleh ulat atau serangga lainnya. Karena bibit tersebut kemungkinan besar akan sulit untuk tumbuh dengan baik karena sudah menjadi tempat hidup serangga.

Hal yang Harus Dipertimbangkan Ketika Menanam Pohon Mangga di Rumah

Setelah Anda memiliki bibit pohon mangga yang baik, maka selanjutnya adalah mempertimbangkan beberapa hal sebelum melakukan penanaman. Hal ini perlu dilakukan agar pohon yang Anda tanam bisa tumbuh dengan baik tanpa mengganggu fasilitas pribadi maupun umum. Berikut adalah beberapa poin yang harus Anda pertimbangkan saat ingin menanam mangga di rumah.

  1. Mengatur jarak antar pohon mangga

Menanam pohon mangga lebih dari satu adalah hal yang baik. Karena mangga akan lebih mudah berbuah akibat penyerbukan silang antar pohon. Namun Anda juga perlu memerhatikan jarak tanam antar pohon tersebut. Hal ini terkait dengan pembagian unsur hara serta air. Jika terlalu dekat akan terjadi kompetisi untuk memperebutkan unsur hara dan air, sehingga pertumbuhan tanaman kurang baik.

Kemudian, pengaturan jarak tanam ini bertujuan agar tajuk pohon tidak bergesekan atau bertabrakan. Tajuk yang saling menabrak akan menyebabkan daun menjadi mudah gugur, penerimaan cahaya matahari kurang optimal, dan membahayakan fasilitas yang ada di rumah.

  1. Mengatur jarak pohon mangga dengan bangunan rumah

Anda perlu mengatur jarak antara bangunan dengan pohon mangga agar tidak terjadi kerusakan fasilitas. Pastikan pohon tidak terlalu dekat dengan fasilitas bangunan rumah serta tidak mengganggu distribusi kabel.

  1. Melakukan perawatan secara berkala

Setelah memiliki pohon mangga, maka Anda wajib melakukan perawatan secara berkala. Mulai dari melakukan pemangkasan, pemotongan cabang yang mengganggu fasilitas umum, serta membersihkan daun yang jatuh dari pohon.

  1. Melakukan pemangkasan

Pemangkasan bisa meningkatkan produktivitas pohon mangga. Setelah pemangkasan dilakukan, akan muncul tunas vegetatif dan generatif. Hal ini menyebabkan percabangan semakin luas dan jumlah buah yang muncul bertambah. Selain itu ternyata pemangkasan juga sangat baik agar tanaman bebas hama penyakit, mengurangi kelembapan, serta mempercepat tanaman untuk berbuah.

Berikut adalah cara pemangkasan pada mangga.

  • Siapkan gergaji untuk memotong dahan yang besar dan gunting pangkas untuk memotong ranting kecil, dan pastikan keduanya dalam kondisi bersih.
  • Pilih bagian ranting yang banyak terdapat hama atau ada penyakit, kemudian bakar ranting tersebut.
  • Pangkas bagian ranting yang mengarah ke luar atau ke dalam tajuk.

3. Memberikan Dosis Pemupukan Secara Tepat

Dosis pemupukan yang tepat sangat berpengaruh terhadap pertumbuhan tanaman mangga nantinya.

Maka dibutuhkan pupuk yang tepat serta dosis pemberiannya yang bagus.

Inilah yang menjadikan pupuk buah mangga yang tepat untuk menunjang hasil buah mangga.

Sebab bakteri premium yang ada dalam pupuk buah mangga inilah yang dapat menghasilkan apat menghasilkan hormon seperti Gibrelin, sitokinin (Kiretin & Zeatin), serta Auksi (AA) yang berfungsi untuk merangsang ukuran buah mangga menjadi lebih besar.

Pupuk organik GDM untuk buah mangga inilah yang menjadikan kualitas tanaman buah mangga lebih berkualitas hasilnya.

Adanya kandungan unsur hara makro & mikro yang lengkap dapat membuat bobot buah mangga menjadi lebih berat. Dengan begitu, hasil panen buah mangga Anda akan meningkat secara maksimal.

4. Melakukan pelilitan pada batang

Pelilitan pada pohon mangga sudah dilakukan sejak lama. Cara tradisional ini mampu membuat mangga lebih banyak berbuah. Tujuan dari pelilitan ini adalah agar distribusi hasil fotosintesis dari daun ke akar menjadi terhambat. Hal ini menyebabkan adanya penumpukkan nutrisi pada bagian batang, sehingga nutrisi tadi disalurkan pada buah.

Pelilitan pada pohon mangga diaplikasikan pada batang utama, batang primer, dan cabang tanaman. Gunakan kawat untuk melilit bagian tersebut sekencang mungkin, agar didapatkan hasil buah yang lebat.

5. Melakukan perawatan rutin

Produksi buah dipengaruhi oleh perawatan yang baik. Langkah ini dilakukan agar pohon mangga tidak terserang hama atau penyakit yang menyebabkan buah sedikit atau bahkan tidak berbuah sama sekali. Berikut adalah cara merawat agar berbuah lebat.

  • Lakukan penyiraman secara rutin. Terlebih pada musim kemarau ada kemungkinan daun atau bunga dari mangga berguguran. Penyiraman bisa Anda lakukan pada pagi dan sore hari.
  • Rutin memberi pupuk bisa meningkatkan produktivitas mangga.
  • Siangi tanaman lain yang ada di sekitar pohon, hal ini dilakukan agar tidak ada kompetisi dalam memperebutkan unsur hara dan sarang hama penyakit.

6. Memberi luka pada batang

Pelukaan pada batang pohon mangga ternyata bisa meningkatkan produktivitas buah. Konsepnya hampir sama dengan pelilitan, yakni agar nutrisi tanaman tidak terdistribusi ke akar dan hanya berfokus pada batang. Dengan demikian, nutrisi yang bertumpuk tadi akan menjadi cadangan makanan berupa buah.

Bagian pohon yang bisa Anda lukai yakni leher dan pangkal batang. Anda bisa melukai bagian tersebut hingga terlihat jaringan kayunya. Teknik pemberian luka pada pohon ada bermacam-macam. BIasanya yang membedakan adalah panjang luka, dalam, bentuk. Secara umum ada beberapa bentuk pelukaan yakni pengerokan, pencincinan, dan pencacahan.

7. Melakukan pelengkungan batang

Pelengkungan batang mangga dapat dilakukan untuk merangsang produktivitas buah. Hal ini dilakukan agar pohon mangga melakukan pertumbuhan generatif, sehingga bunga bisa muncul. Pelengkungan pada batang mangga ini dilakukan dengan membuat batang menjadi datar. Kondisi ini membuat unsur hara, air, dan nutrisi lainnya akan terhambat.

Cara melakukan pelengkungan batang mangga adalah menarik cabang yang akan dilengkungkan hingga ke tanah kemudian ditahan menggunakan tali. Ujung cabang yang diikat kemudian diikat padat kayu atau patok agar cabang tidak kembali ke posisi awal.